|
Tonggak-Tonggak Hubungan
Azerbaijan-Indonesia
RepublikIndonesia
memberikan pengakuan resmi terhadap kemerdekaan RepublikAzerbaijan
pada tanggal 28 Desember
1991. Menyusul tak berapa lama setelah itu hubungan diplomatik kedua
negara dikukuhkan, tepatnya pada tanggal 24 September 1992.
Menteri Luar Negeri RepublikAzerbaijan
turut serta dalam sesi ke-24
Konferensi Tingkat Menteri Luar Negeri Negara-negara OKI yang diadakan di
Jakarta pada tanggal 9 s/d
13 Desember 1996. Dalam kesempatan ini diadakan pula pertemuan antara MenluAzerbaijan
dan RepublikIndonesia
.
Ketua Dewan Islam Kaukasus Syeikh Haji Allahshukur
Pashazade turut serta dalam Konferensi VI Menteri-menteri Wakaf dan Urusan
Agama Islam yang diadakan di Indonesia pada tanggal 29 Oktober s/d 1 Nopember
1997.
Presiden Republik Azerbaijan Ilham Aliyev
menerima Duta Besar RepublikIndonesia
untuk Republik Azerbaijan Amin Rianom (yang bertempat di
Ankara) pada tanggal 17 Pebruari 2004.
Menteri Luar Negeri Republik Azerbaijan
Elmar Mammadyarov menerima DubesIndonesia
untuk Azerbaijan A.Rianom
pada tanggal 17 Pebruari 2004.
PresidenAzerbaijan
menandatangani sebuah dekrit tentang pembukaan Kedutaan Besar Republik
Azerbaijan di RepublikIndonesia
pada tanggal 16 April 2004.
Delegasi yang dipimpin oleh Direktur Asia Tengah dan
Selatan Departemen Luar Negeri Republik Indonesia Sanusi mengadakan kunjungan
ke Azerbaijan pada bulan Juli 2004 guna membahas beberapa naskah kerjasama. Sanusi juga mengadakan sejumlah pertemuan dengan pihak-pihak
terkait di Kementerian Pajak dan Kementerian Pembangunan Ekonomi RepublikAzerbaijan
dan Perusahaan Negara "AzAl".
Menteri Luar Negeri Azerbaijan E.Mammadyarov dan
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Hassan Wirayuda, menandatangani nota
kesepahaman (MoU) untuk saling bekerjasama dan konsultasi antara Kementerian
Luar Negeri Republik Azerbaijan dan Departemen Luar Negeri Republik Indonesia
pada tanggal 24 September 2004 di sela-sela persidangan sesi ke-59 Sidang Umum
PBB.
Azerbaijanturut serta menyalurkan
bantuannya bagi korban Tsunami di Indonesia serta bantuan kemanusiaan lainnya
senilai 1 juta USD melalui PBB.
Duta Besar Keliling Republik Indonesia Nana Sutresna,
berkunjung ke Azerbaijan pada tanggal 18-21 Maret 2005 menyampaikan undangan
bagi Presiden Azerbaijan untuk menghadiri Konferensi Asia Afrika 2005 di
Jakarta.
DubesIndonesia
untuk Azerbaijan A.Rianom mengunjungiAzerbaijan
pada tanggal 19 Maret
2005 untuk membahas beberapa naskah kerja sama bilateral.
Wakil Perdana Menteri I Republik Azerbaijan
Yaqub Eyyubov turut serta dalam Konferensi Asia Afrika di Jakarta tanggal 22-23
April 2005.
PresidenAzerbaijan
menandatangani
surat pengangkatan Ibrahim A. Hajiyev sebagai Duta Besar RepublikAzerbaijan
untuk RepublikIndonesia
pada tanggal 13 September
2005.
Duta Besar I.Hajiyev mulai bertugas di Indonesia pada tanggal 1 Desember
2005.
Kedubes Azerbaijan di Indonesia resmi
menempati gedung baru pada tanggal 1 Pebruari 2006. Dahulu kala merupakan
KedubesAzerbaijan
pertama di kawasan Asia Tenggara.
Menteri Luar Negeri Indonesia H.Wirajuda menerima Duta
Besar I.Hajiyev pada tanggal 1 Pebruari 2006.
Duta Besar I.Hajiyev secara
resmi menyampaikan surat kuasa dan mandatnya kepada Presiden Republik Indonesia
Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 6 Pebruari 2006.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Penasihat Presiden Republik
Indonesia Ali Alatas pada tanggal 16 Maret 2006 guna membahas cara-cara untuk
meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Wakil Presiden Republik Indonesia Yusuf Kalla menerima Duta Besar I.Hajiyev
pada tanggal 3 April 2006.
Delegasi yang dipimpin oleh Deputi Menteri Tenaga
Kerja dan Perlindungan Sosial Masyarakat Republik Azerbaijan Tahir Budagov
turut serta dalam persidangan Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia dan Pasifik
Persatuan Bangsa-Bangsa (UNESCAP) yang ke-62 di Jakarta pada tanggal 6 s/d 12
April 2006.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri
Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Rachmat Witoelar pada tanggal 2 Mei 2006 guna
membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Presiden Azerbaijan telah menandatangani sebuah Keputusan
pada tanggal 16 Mei 2006 yang menunjuk I.Hajiyev sebagai Duta Besar Luar Biasa
dan Berkuasa Penuh Republik Azerbaijan untuk Republik Filipina yang berkedudukan di luar negeri.
Pada tanggal 28 Mei 2006 Presiden Azerbaijan I.Aliyev mengirim
surat berbelasungkawa kepada Presiden Indonesia S.B.Yudhoyono atas peristiwa
gempa bumi yang melanda Yogyakarta pada tanggal 27 Mei 2006. Menteri Luar
Negeri Azerbaijan E.Mammadyarov dan Duta Besar I.Hajiyev melayangkan surat
dukacita serupa kepada Menteri Luar Negeri Indonesia H.Wirayuda. Pada tanggal 21 Juni
2006 Menteri Luar Negeri Indonesia mengirimkan surat berisi ucapan terima kasih atas ucapan belasungkawa yang dikirimkan oleh Duta Besar Azerbaijan sehubungan
dengan bencana gempa bumi yang terjadi di Yogyakarta.
Azerbaijan
memberikan bantuan dana rehabilitasi bencana gempa bumi di
Yogyakarta
sebesar 100.000 USD.
Dalam rangka memperingati Hari Nasional: 28 Mei- Hari
Republik,
surat kabar The
Jakarta Post memuat berita tentangAzerbaijan
dan menayangkannya dalam website selama satu bulan.
Resepsi perayaan 28 Mei- Hari Republik
diselenggarakan pada tanggal 29 Mei 2006 di Hotel Sahid Jaya.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia Hamid Awaluddin pada
tanggal 30 Mei 2006 guna membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama
bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev turut
serta dalam serta menyampaikan makalahnya pada Workshop dan Business
Meeting bertema: "Mengeksplorasi Potensi-potensi Ekonomi dan Budaya
Provinsi Sumatera Barat sebagai upaya meningkatkan hubungan bilateral antara
Indonesia, Asia Tengah, Azerbaijan dan Pakistan" yang diadakan pada tanggal 6-7
Juni 2006 di Bukittinggi.
Duta Besar I.Hajiyev
mengunjungi Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Mohammad S. Hidayat guna
membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi dan
perdagangan komersil.
Delegasi yang dipimpin oleh
Menteri Luar Negeri Indonesia H.Wirajuda turut serta dalam persidangan ke-33
Konferensi Tingkat Menteri Negara-negara Islam yang diadakan di Baku,
Azerbaijan, pada tanggal 19 s/d 21 Juni 2006. Di sela-sela persidangan, Menteri
Luar Negeri Indonesia mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri
Azerbaijan E.Mammadyarov guna membahas beberapa isu bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev turut serta dalam seminar
internasional tentang: "Tunneling Engineering Insight for Jakarta Metro System"
yang diselenggarakan oleh Departemen Tenaga Kerja Republik
Indonesia
dan
Institut Teknologi Asia pada tanggal 28 Juni 2006.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri
Perhubungan Republik Indonesia Hatta Rajasa pada tanggal 6 Juli 2006 guna
membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri
Pertahanan Republik Indonesia Juwono Sudarsono pada tanggal 14 Juli 2006 guna
membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri
Perdagangan Republik Indonesia Mari Elka Pangestu pada tanggal 18 Juli 2006
guna membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan
multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri
Perindustrian Republik Indonesia Fahmi Idris pada tanggal 24 Juli 2006 guna
membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta
Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik
Indonesia Purnomo Yusgiantoro pada tanggal 25 Juli 2006 guna membahas cara-cara
untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri
Kesehatan Republik Indonesia Siti Fadilah Supari pada tanggal 4 Agustus 2006 guna membahas cara-cara untuk
meningkatkan kerjasama bilateral
dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri
Pertanian Republik Indonesia Anton Apriyantono pada tanggal 4 Agustus 2006 guna membahas cara-cara untuk
meningkatkan kerjasama bilateral
dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri
Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia Jero Wacik pada tanggal 8 Agustus
2006 guna membahas
cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Sekretaris Jenderal Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) Ong Keng
Yong pada tanggal 10 Agustus 2006 guna membahas kemungkinan kerjasama.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri Keuangan Republik
Indonesia Sri Mulyani Indrawati pada tanggal 11 Agustus 2006 guna membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Azerbaijan
S.Agasiyev turut serta dalam Seminar Pemeriksaan Keuangan yang diselenggarakan di Jakarta pada bulan Agustus 2006.
Delegasi yang dipimpin oleh Penasihat Senior Menteri Kebudayaan
dan Pariwisata Republik Indonesia Mukhlis Paeni turut serta dalam Persidangan Kelima Konferensi Menteri-menteri Pariwisata Negara-negara Islam di Baku pada tanggal
11-12 September 2006.
Kedutaan Besar Azerbaijan memberikan bantuan kemanusiaan
dalam rangka perayaan hari
raya Idul
Fitri kepada Yayasan Yatim Piatu "Daarul Aitam" pada tanggal 9 Oktober
2006.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Juru Bicara Presiden Republik
Indonesia Dino Patti Djalal pada tanggal 20 Oktober 2006 guna membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I. Hajiyev mengunjungi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat
Republik Indonesia Agung Laksono pada tanggal 31 Oktober 2006 guna membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Kedutaan Besar Azerbaijan memberitahukan kepada penerbit
"CV Indo Prima Sarana" dan "Karisma Publishing Group" pada tanggal 4 November
2006 tentang adanya ketidaksesuaian dalam terbitan mereka dan meminta mereka untuk melakukan perbaikan. Kedutaan Besar Azerbaijan juga mengirimkan surat kepada
Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Bambang Soedibyo tentang hal tersebut pada tanggal 1 Desember 2006.
Pertemuan dengan para
lulusan Akademi Minyak Azerbaijan asal Indonesia diselenggarakan di Kedutaan
Besar Azerbaijan pada tanggal 15 November
2006.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Wakil Ketua Nahdlatul Ulama, ormas Islam terbesar di Indonesia, Rozy
Munir, pada tanggal 20 November 2006.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri Pendidikan Nasional
Indonesia B.Soedibyo pada
tanggal 28 November 2006 guna membahas
cara-cara untuk meningkatkan kerjasama
bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Ketua Muhammadiyah, ormas Islam terbesar kedua di Indonesia, Din
Syamsuddin, pada tanggal 29 November 2006.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri Negara Komunikasi dan
Informasi Republik Indonesia Sofyan A. Djalil pada tanggal 5 Desember 2006 guna membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Peringatan ke-17 tragedi
20 Januari 1990 diselenggarakan di Kedutaan Besar Azerbaijan pada tanggal 18 Januari 2007.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Sekretaris Kabinet Republik
Indonesia Sudi Silalahi pada tanggal 25 Januari 2007 guna membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev
menyerahkan Surat-surat Tugas kepada Presiden Republik Filipina Gloria
Macapagal-Arroyo pada tanggal 30 Januari 2007.
Kelompok Kerjasama Bilateral
Indonesia-Azerbaijan dibentuk pada tanggal 30 Januari 2007 di Dewan Perwakilan
Rakyat Republik Indonesia.
Staf Kedutaan Besar Azerbaijan menyerahkan bantuan kemanusiaan
berupa makanan, minuman, obat-obatan, dll kepada Palang Merah Indonesia pada
tanggal 8 Februari 2007 sehubungan dengan terjadinya banjir di Jakarta pada
akhir Januari-awal Februari 2007.
Pertemuan dalam rangka
peringatan ke-15 Peristiwa Genosida Khojaly diselenggarakan pada tanggal 22
Februari 2007 di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Ketua Komisi Pertahanan, Luar
Negeri dan Komunikasi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Teo L.
Sambuaga pada tanggal 1 Maret 2007 guna membahas cara-cara untuk meningkatkan
kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev
mengadakan pertemuan dengan Redaksi surat kabar
"Suara Pembaruan" pada tanggal 7 Maret 2007 atas undangan Chief Executive Officer Vim Tangkilisan.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Ketua Komisi Kerja Sama
Antar-Parlemen Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Abdillah Toha pada
tanggal 14 Maret 2007 guna membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev
mengunjungi Bandung pada tanggal 21-22 Maret 2007 untuk menjajaki kemungkinan
membangun kerjasama ekonomi antara kedua negara.
Delegasi yang dipimpin oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik
Azerbaijan Abbas Valibayov turut serta dalam Pertemuan Tingkat Tinggi tentang
Praktek-praktek Bertanggung Jawab dalam Pembagian Virus Flu Burung dan
Manfaatnya, yang didahului dengan Pertemuan Teknis Tingkat Tinggi di Jakarta
pada tanggal 26-28 Maret 2007.
Pertemuan dalam rangka
peringatan 31 Maret- Hari
Genosida Rakyat Azerbaijan diselenggarakan pada tanggal 29 Maret 2007 di Institut
Kajian Strategis Indonesia.
Presiden Azerbaijan
I.Aliyev dan Menteri Luar Negeri Azerbaijan E.Mammadyarov mengirimkan ucapan
belasungkawa kepada Pemerintah Indonesia
sehubungan dengan terjadinya bencana gempa bumi di Sumatera dan peristiwa
jatuhnya pesawat di Yogyakarta pada bulan Maret 2007.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi Sekretaris Jenderal Departemen
Luar Negeri Republik Indonesia Imron Kotan pada tanggal 10 April 2007 guna membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Ketua Milli
Majlis (Parlemen)
Republik Azerbaijan Ogtay Asadov mengirimkan
undangan kepada Ketua Dewan Perwakilan
Rakyat Indonesia untuk mengunjungi Azerbaijan pada tanggal 13 April dan 11 Juni 2007.
Plh. Direktur Informasi dan Media
Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Umum Departemen Luar Negeri
Republik Indonesia Dalton Sembiring dan Redaktur Seksi Luar Negeri surat kabar "The Jakarta Post"
Veeramalla Anjaiah turut serta dalam Konferensi Internasional tentang Peran
Media dalam Pembangunan Toleransi dan Saling Pengertian di Baku pada tanggal
26-28 April 2007.
Tujuh perwakilan Proyek
Investasi di Daerah Pedesaan Azerbaijan
(AzRIP) mengunjungi Indonesia dalam program pertukaran yang disponsori oleh
Dana Moneter Internasional (IMF) pada tanggal
28 April-8 Mei 2007.
Pertemuan mengenai Azerbaijan
diselenggarakan di Jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan
Politik Universitas Indonesia pada tanggal 2 Mei 2007.
Pada tanggal 13 Juni 2007
Kedutaan Besar Azerbaijan turut serta dalam upacara
pembukaan pameran "Soropadan Agro Expo III 2007" yang diselenggarakan di Soropadan pada 13-18 Juni 2007.
Presiden Institut
Teknologi Asia (Thailand) Said Irandoust dan Peneliti Senior Lembaga Pelatihan
dan Penelitian Persatuan Bangsa-Bangsa mengenai (UNITAR) Niko Barito
mengunjungi Azerbaijan pada tanggal 18-21 Juni 2007 untuk menjajaki kemungkinan
kerjasama.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi mantan presiden Indonesia
Abdurrahman Wahid pada tanggal 7 September 2007 untuk membahas masalah
bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi mantan presiden Indonesia
Megawati Soekarnoputri pada tanggal 29 September 2007 untuk membahas masalah
bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi
rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat pada
tanggal 4 Oktober 2007 guna membahas
cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral.
Kedutaan
Besar Azerbaijan memberikan bantuan kemanusiaan dalam rangka perayaan hari raya
Idul Fitri kepada Panti Asuhan "Sayap Ibu" pada tanggal 4 Oktober 2007.
Kedutaan
Besar Azerbaijan mengadakan jumpa pers pada peringatan hari jadi ke-10
Organisasi untuk Demokrasi dan Peningkatan Ekonomi- GUAM pada tanggal 8 Oktober
2007.
Duta
Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri Negara Komunikasi dan Informasi Republik
Indonesia Mohammad Nuh pada tanggal 9 Oktober 2007 guna membahas cara-cara
untuk meningkatkan kerjasama bilateral
dan multilateral.
Sekretaris
Satu dan Sekretaris Dua Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran Sugeng
Wahono dan Herian Yuliansyah turut serta dalam Pertemuan Para Ahli pada
Konferensi Kepala Lembaga Penegakan Hukum (ICHLEA) dari Negara-Negara Anggota
OIC di Baku pada tanggal 22-24 Oktober 2007.
Duta
Besar I.Hajiyev mengunjungi Menteri Negara Komunikasi dan Informasi Indonesia
M.Nuh pada tanggal 5 November 2007 guna membahas permasalahan bilateral dan
multilateral.
Delegasi
yang dipimpin oleh Menteri Kehakiman Republik Azerbaijan, yang juga Wakil
Presiden Asosiasi Lembaga Anti Korupsi Internasional (IAACA) Fikrat Mammadov
turut serta dalam Konferensi Tahunan ke-2 dan Rapat Umum IAACA di Bali pada
tanggal 21-24 November 2007.
Umayra
Tagiyeva, Wakil Kepala Departemen Hidrometeorologi Nasional dari Kementrian
Ekologi dan Sumber Daya Alam Republik Azerbaijan turut serta dalam Konferensi
Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 3-14 Desember 2007 di
Bali.
Delegasi
yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Badan Telegraf Negara Azerbaijan (AzerTAj)
Aslan Aslanov turut serta dalam Majelis Umum ke-13 Organisasi Kantor Berita
Asia-Pasifik (OANA) di Jakarta pada tanggal 9-14 Desember 2007. A.Aslanov dan
Presiden Direktur/CEO Kantor Berita Nasional Indonesia (Antara) Ahmad Mukhlis
Yusuf menandatangani Nota Kesepahaman antara Kantor Berita Nasional Indonesia
dan Badan Telegraf Negara Azerbaijan tentang Kerjasama Pertukaran Berita pada
tanggal 13 Desember 2007 pada upacara perayaan hari jadi Antara yang ke-70.
Sekretaris
Jenderal Komite Kamar Dagang dan Industri Indonesia untuk Wilayah Rusia dan CIS
Rusli Rashid dan Direktur Hubungan Luar Negeri Indorama Business Group Arun
Taneja mengunjungi Azerbaijan pada tanggal 13-20 Desember 2007 guna menyelidiki
peluang-peluang kerjasama.
Anggota
Senior UNITAR N.Barito dan Wakil Presiden Damba Intra Maman Suryaman
mengunjungi Azerbaijan pada tanggal 21-26 Desember 2007 guna menyelidiki
peluang-peluang kerjasama.
Peringatan ke-18 tragedi 20 Januari 1990 diselenggarakan di Kedutaan Besar Azerbaijan pada tanggal 17 Januari 2008.
Delegasi
yang dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Azerbaijan Ramiz Rzayev turut
serta dalam Persidangan ke-2 Konferensi Negara-negara Penandatangan Konvensi
PBB Melawan Korupsi (UNCAC) di Bali pada tanggal 28 Januari-1 Februari 2008.
Presiden
Azerbaijan I.Aliyev mengirimkan ucapan belasungkawa pada tanggal 29 Januari
2008 kepada Presiden Indonesia S.B.Yudhoyono sehubungan dengan wafatnya mantan
presiden Indonesia Mohammad Soeharto.
Duta
Besar I.Hajiyev turut serta dalam Upacara Peletakan Batu Pertama Rumah Sakit
Haji di Batam pada tanggal 14 Februari 2008.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi A.Laksono,
Ketua DPR Indonesia, pada tanggal 15 Februari 2008 untuk menyampaikan undangan
ke Konferensi Internasional "Untuk Demokrasi dan Stabilitas: Peluang-Peluang
Baru untuk Kerjasama" dalam rangka peringatan hari jadi ke-85 Pemimpin Nasional
Heydar Aliyev yang diselenggarakan oleh Partai Azerbaijan Baru pada tanggal 7
Mei 2008 di Baku, dan juga undangan dari O.Asadov, Ketua Milli Majlis
Azerbaijan, untuk berpartisipasi dalam perayaan hari jadi ke-90 Parlemen
Azerbaijan pada tanggal 18-20 Juni 2008 di Baku.
Pertemuan-pertemuan
dalam rangka peringatan ke-16
Peristiwa Genosida Khojaly diselenggarakan pada tanggal 18 dan 21 Februari 2008 di
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Universitas Negeri Jakarta.
Duta
Besar I.Hajiyev mengunjungi Gubernur Provinsi Jakarta Fauzi Bowo pada tanggal 5
Maret 2008 untuk memberikan ucapan selamat dari Ketua Badan Eksekutif Kota Baku
Hajibala Abutalibov dan membahas cara-cara kerjasama.
Duta
Besar I.Hajiyev turut serta dalam "Wisata Kebun Raya Eka Karya di Bedugul-
Bali" yang diadakan pada tanggal 8-9 Maret 2008 di bawah naungan Ketua Yayasan
Kebun Raya Indonesia M.Soekarnoputri.
Pertemuan dalam rangka
peringatan 31 Maret- Hari
Genosida Rakyat Azerbaijan diselenggarakan pada tanggal 28 Maret 2008 di Universitas Trisakti, Indonesia.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi
Darmansjah Djumala, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Departemen Luar
Negeri Republik Indonesia, pada tanggal 31 Maret 2008 untuk membahas cara-cara
kerjasama antara Akademi Diplomatik Azerbaijan dan Pusat Pendidikan dan
Pelatihan tersebut.
Sebuah delegasi yang dipimpin oleh
Hendarman Supandji, Jaksa Agung Republik Indonesia, berpartisipasi dalam
Pertemuan Komite Eksekutif IAACA pada tanggal 31 Maret-2 April 2008 di Baku. Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi
H.Supandji pada tanggal 23 April 2008 untuk berbagi pandangannya mengenai
pertemuan tersebut dan Azerbaijan.
Adrienne Trinovia Sulistyo, seorang
pelajar dari Institut Surya, Indonesia, yang dipimpin oleh Srisetiowati Seiful,
Direktur Institut tersebut, berpartisipasi dalam Olimpiade Lingkungan
Internasional pada tanggal 1-6 April 2008 di Baku.
Presentasi buku "War Against Azerbaijan: Targeting Cultural Heritage" yang
dipersiapkan oleh Departemen Luar Negeri Azerbaijan dan Yayasan Heydar Aliyev
diadakan pada tanggal 8 April 2008 di Hotel Le Meridien.
Sebuah delegasi yang terdiri atas guru
dan murid dari Jakarta International
School yang dipimpin oleh Steven Michael Westberg berpartisipasi dalam
Festival Asosiasi Teater Sekolah-Sekolah Internasional pada tanggal 10-13 April
2008 di Baku.
Atte Sugandi (Partai Demokrat) dan Lena
Maryana (Partai Persatuan Pembangunan), anggota DPR-RI berpartisipasi dalam
berpartisipasi dalam Konferensi Internasional "Untuk Demokrasi dan Stabilitas:
Peluang-Peluang Baru untuk Kerjasama" pada tanggal 7 Mei 2008 di Baku.
H.Wirajuda, Menteri Luar Negeri
Indonesia melakukan kunjungan resmi ke Azerbaijan pada tanggal 11-12 Mei 2008
dan diterima oleh Presiden I.Aliyev, bertemu dengan Perdana Menteri Artur Rasi-zade,
Ketua Parlemen O.Asadov, dan Menteri Luar Negeri E.Mammadyarov.
H.Wirajuda menyampaikan undangan dari
S.B.Yudhoyono, Presiden Indonesia, kepada I.Aliyev, Presiden Azerbaijan, untuk
melakukan kunjungan resmi ke Indonesia dan juga mengundang Menteri
E.Mammadyarov untuk mengunjungi Indonesia.
Sebuah forum bisnis diadakan dan dua
perjanjian- "Perjanjian antara Pemerintah Republik Azerbaijan dan Pemerintah
Republik Indonesia mengenai Pembebasan Visa untuk Paspor Diplomatik dan Paspor
Dinas/Resmi" dan "Perjanjian antara Pemerintah Republik Azerbaijan dan
Pemerintah Republik Indonesia mengenai Kerjasama Ekonomi dan Teknis"
ditandatangani pada saat kunjungan tersebut.
Pemberian penghargaan untuk para
pemenang kompetisi "Azerbaijan di Mata Para Pelajar Indonesia" untuk memperingati
hari jadi ke-85 Pemimpin Nasional Heydar Aliyev dan peringatan hari jadi ke-90
pendirian Republik Demokrasi Azerbaijan diadakan pada tanggal 16 Mei 2008 di
Universitas Trisakti. Sebuah pameran foto yang didedikasikan untuk Pemimpin
Nasional tersebut diselenggarakan di samping pertemuan tersebut.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi
Provinsi Papua pada tanggal 21-23 Mei 2008 atas undangan Departemen Luar Negeri
Indonesia dan otoritas provinsi Papua untuk mempromosikan investasi.
Resepsi perayaan 28 Mei- Hari Republik
diselenggarakan pada tanggal 28 Mei 2008 di Hotel Borobudur. R.Witoelar,
Menteri Negara Lingkungan Hidup Indonesia, menjadi Tamu Kehormatan pada
perayaan tersebut.
A.Taneja, Direktur Hubungan Luar Negeri
Indorama Business Group, dan Deepu Sivadas, Manajer Teknik Proyek dari
perusahaan tersebut, mengunjungi Azerbaijan pada tanggal 2-6 Juni 2008 untuk
berpartisipasi dalam pameran "International
Caspian oil and Gas 2008".
V.Anjaiah, Redaktur Penyunting berita
Luar Negeri surat kabar "The Jakarta Post", dan Laura Schuurmans, Direktur
Senior PT. Schuurmans Indonesia Mentari Travel Services Company, berpartisipasi
dalam Forum Internasional "Memperluas Peran Perempuan dalam Dialog Lintas
Budaya" pada tanggal 10-11 Juni 2008 di Baku.
Delegasi yang dipimpin oleh Priyo Budi
Santoso, Kepala Fraksi Golkar DPR-RI, berpartisipasi dalam perayaan hari jadi
ke-90 Parlemen Azerbaijan pada tanggal 18-20 Juni 2008 di Baku.
Maksud Tuayev dari Azerbaijan
berpartisipasi dalam Forum Kaum Muda Internasional 2008 mengenai "Peran Kaum
Muda; Pencapaian Sasaran Pembangunan Milenium menuju Dunia yang Damai" pada
tanggal 23-30 Juni 2008 di Bandung.
Sekretaris Utama Kedutaan Besar Matin
Mirzayev turut serta dalam Konferensi Tingkat Menteri NAASP (New Asian African Strategic Partnership/Kemitraan
Strategis Baru Asia Afrika) tentang Pembangunan Kapasitas untuk Palestina pada
tanggal 14 Juli 2008 di Jakarta.
Elmar Iskandarov, Gunel Bayramova, dan
Ulkar Gafarly, para pelajar dari Universitas Bahasa Azerbaijan, berpartisipasi
dalam Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia tahun 2008 yang
diselenggarakan oleh Departemen Luar Negeri Indonesia pada tanggal 2 Agustus-31
Oktober 2008.
Habib Zarbaliyev, Profesor Universitas
Bahasa Azerbaijan, berpartisipasi dalam program "Teman-Teman Presiden
Indonesia" yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 13-19
Agustus 2008 dalam rangka peringatan hari kemerdekaan Indonesia ke-63.
Umid Agazade, murid dari Turkish Lyceum
yang dipimpin oleh Mirzali Murguzov, Dekan Fakultas Fisika Azerbaijan State
N.Tusi Pedagogical University, dan Rena Mammadova, pengajar dari fakultas
tersebut, berpartisipasi dalam Olimpiade Internasional Astronomi dan
Astrofisika ke-2 yang diadakan pada tanggal 19-28 Agustus di Bandung.
Duta Besar I.Hajiev mengunjungi M.Nuh,
Menteri Negara Komunikasi dan Informasi Indonesia, pada tanggal 1 September
2008 untuk membahas rencana kunjungannya ke Azerbaijan.
A.M.Yusuf, Direktur Utama/CEO Antara, berpartisipasi dalam
pertemuan Dewan Eksekutif OANA ke-30 yang bertajuk "Berita bagi Semua Orang
dalam Dunia Globalisasi" pada tanggal 1-4 September 2008 di Baku. Duta Besar
I.Hajiyev mengunjungi A.M.Yusuf pada tanggal 11 September 2008 guna membahas
cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiev mengunjungi Mohammad
Mahfud, Hakim Agung Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia pada tanggal 25
September 2008 untuk menyampaikan surat ucapan selamat dari Farhad Abdullayev,
Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Azerbaijan dan membahas cara-cara kerjasama.
Kedutaaan Besar memberikan bantuan
kemanusiaan untuk menyambut bulan suci Ramadhan kepada orang-orang yang kurang
mampu melalui Komite Bantuan Darurat Medis (MER-C/Medical Emergency Rescue Committee) pada tanggal 24 September 2008.
Fariz Ismailzade dan Taleh Ziyadov, para
pejabat Azerbaijan Diplomatic Academy (Akademi Diplomatik Azerbaijan) mengunjungi Indonesia pada tanggal 7-9 Oktober
2008, dan memberikan ceramah tentang Azerbaijan, Kaukasus dan Asia Tengah,
Peranan Azerbaijan dalam Keamanan Energi, Ancaman-Ancaman Keamanan di Wilayah
Kaspia, dan Azerbaijan di Persimpangan Koridor-Koridor Transportasi Timur-Barat
dan Utara-Selatan pada tanggal 8 Oktober di Pusat Pendidikan dan Pelatihan
Departemen Luar Negeri Indonesia. Mereka juga bertemu dengan D. Djumala, Kepala
Pusat Pendidikan dan Pelatihan tersebut.
Duta Besar I.Hajiyev turut serta dalam
pagelaran budaya Indonesia "Indonesia
Channel 2008" terkait dengan Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia
tahun 2008 pada tanggal 31 Oktober 2008 di Yogyakarta.
Ahmad Zahir dari Indonesia turut serta
dalam Konferensi Internasional "Islamophobia
and other Forms of Discrimination Based on Religion or Belief: Consequences on
Young People and the Youth Work Responses" ("Islamofobia dan Bentuk-bentuk
Lain dari Diskriminasi Berdasarkan Agama atau Kepercayaan: Konsekuensi pada
Kaum Muda dan Tanggapan Kerja Kaum Muda") pada tanggal 5-8 November 2008 di
Baku.
Delegasi yayasan Promosi Ekspor dan
Investasi Azerbaijan mengunjungi Indonesia pada tanggal 26-29 November 2008
untuk turut serta dalam forum "Asia Selatan dan Tengah: Pertemuan Promosi
Bersama dan Usaha Perdagangan-Investasi" pada tanggal 26-27 November di
Balikpapan, dan mengadakan pertemuan-pertemuan pada tanggal 28 November di
Kementrian Koordinasi Bidang Perekonomian, Kamar Dagang dan Industri Indonesia,
dan Badan Koordinasi Penanaman Modal.
M.Mirzayev turut serta dalam Pertemuan
Persiapan Kelompok Ahli dari Forum Demokrasi Bali pada tanggal 10-11 November
2008 di Bali dan dalam Forum Demokrasi Bali pada tanggal 10-11 Desember 2008.
Kedutaan Besar menerbitkan buku-buku dan
buklet-buklet "Konflik Armenia-Azerbaijan", "Jalan Sutra Besar dan Azerbaijan",
"Karpet-karpet Azerbaijan" dan "Informasi bagi Para Turis" dalam Bahasa Inggris
dan Bahasa Indonesia, memproduksi DVD tentang gambaran kebudayaan Azerbaijan dan
mendistribusikannya di antara para pejabat, tokoh-tokoh politik dan tokoh
masyarakat Indonesia, ke daerah-daerah, pusat-pusat pendidikan, dan media massa
di Indonesia.
Kedutaan Besar mencetak perangko untuk
memperingati hari jadi ke-85 Pemimpin Nasional Heydar Aliyev dan
mendistribusikannya di antara para pejabat, tokoh-tokoh politik dan tokoh
masyarakat Indonesia, ke daerah-daerah, pusat-pusat pendidikan, dan media massa
di Indonesia.
DVD tentang Pemimpin Nasional Heydar
Aliyev dan buklet-buklet "Seri ‘Fakta-fakta Sebenarnya tentang Garabagh’" yang
diproduksi oleh Yayasan Heydar Aliyev akan didistribusikan di kalangan
masyarakat Indonesia.
Kedutaan Besar membuat sebuah kompilasi
Laporan-laporan tentang Tanggungjawab Hukum Armenia sebagai Kekuatan Militer
yang menduduki Wilayah Teritori Azerbaijan, tentang Norma Mendasar dari
Keutuhan Wilayah Negara-negara dan Hak atas Penentuan Nasib Sendiri Terkait
Dengan Klaim-klaim Revisionis Armenia dan tentang Konsekuensi-konsekuensi Hukum
dari Agresi Militer oleh Republik Armenia terhadap Republik Azerbaijan yang
diedarkan oleh pihak Azerbaijan sebagai dokumen-dokumen resmi di Sidang Umum
dan Dewan Keamanan PBB dan mendistribusikannya di antara para pejabat,
tokoh-tokoh politik dan tokoh masyarakat Indonesia, ke daerah-daerah,
pusat-pusat pendidikan, dan media massa di Indonesia.
Kedutaan Besar membuat badge dengan gambar bendera Azerbaijan
dan Indonesia dan membagikannya dalam pertemuan-pertemuan bersama.
Kedutaan Besar Azerbaijan telah menyediakan informasi terbaru
tentang Azerbaijan untuk website Departemen Luar Negeri Indonesia.
Presiden dan Menteri Luar
Negeri Azerbaijan dan Indonesia telah saling berkirim surat mengenai Hari-hari Raya Nasional dan peristiwa-peristiwa penting lain.
AzerbaijandanIndonesia
menjalin kerjasama yang
saling menguntungkan melalui PBB, OKI dan organisasi-organisasi regional maupun
internasional lainnya. Posisi kedua Negara sangat akrab dan saling membantu di forum-forum
internasional. Kedua Negara sepakat untuk aktif
memerangi gerakan separatisme dan terorisme internasional.
Indonesia senantiasa akan memberikan dukungan dalam
upaya mewujudkan resolusi damai antara Armenia dan Azerbaijan pada konflik
Nagorny-Karabakh dengan tetap mengedepankan norma-norma dan prinsip-prinsip
umum yang berlaku dalam hukum internasional berdasarkan kedaulatan, integritas
territorial dan batas-batas Negara yang tidak dapat diganggu gugat secara
internasional, serta menuntut implementasi resolusi-resolusi terkait lainnya
baik yang ditetapkan oleh Dewan Keamanan PBB, OKI dan OSCE. Pada tanggal 14
Maret 2008, Indonesia memberikan dukungan untuk rancangan resolusi tentang
"Situasi di wilayah Azerbaijan yang dijajah" yang diusulkan oleh Azerbaijan
dalam Sidang ke-62 Sidang Umum PBB, memberikan informasi yang menguntungkan
Azerbaijan kepada PBB untuk Laporan Sekertaris Jenderal PBB tentang pelaksanaan
resolusi tersebut.
Volume perdagangan antara Azerbaijan dan
Indonesia pada tahun 2008 adalah $1.416,7 juta.
Ada delapan orang Azerbaijan di
Indonesia, dan hampir 20 orang Indonesia dipekerjakan oleh
perusahaan-perusahaan mutinasional di Azerbaijan.
Sebuah Pojok Azerbaijan diresmikan dan
seminar "Azerbaijan Saat Ini" diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 2009 di
Fakultas Ilmu Adab dan Budaya Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi
Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 30 Januari- 1 Februari 2009 atas undangan dari gubernur
provinsi tersebut untuk menjajaki kemungkinan kerjasama ekonomi di antara kedua
negara.
Pada tanggal 4 Februari 2009, Duta Besar
I.Hajiyev mengunjungi Triyono Wibovo, Wakil Menteri Luar Negeri Republik
Indonesia yang baru saja dilantik guna membahas cara-cara untuk meningkatkan
kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev diwawancarai oleh
program "Jendela Dunia" dari televisi nasional Indonesia "TVRI" pada tanggal 10
Februari 2009, yang disiarkan pada tanggal 6 Maret.
Pertemuan dalam rangka peringatan ke-17 Peristiwa Genosida Khojaly diselenggarakan pada tanggal 19 Februari 2009 di Hotel Manhattan.
Duta Besar I.Hajiyev mengunjungi
Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 21-23 Februari 2009 atas undangan Gubernur
Jawa Tengah untuk menjajaki peluang-peluang kerjasama ekonomi antara kedua
negara.
Alamat website kampanye Internasional "Keadilan untuk Khojaly" yang
diprakarsai oleh Koordinator Umum Forum Pemuda OIC Leyla Aliyeva
disosialisasikan kepada sejumlah media massa terkemuka di Indonesia pada
tanggal 25 Februari 2009.
Duta Besar I.Hajiyev berpartisipasi
dalam Forum Ekonomi Syariah Dunia ke-5 (WIFE 2009) yang bertemakan "Kemanan
Pangan dan Energi dan Mengatasi Gelombang Krisis Keuangan Global" pada tanggal
2-3 Maret 2009 di Jakarta.
Taleh Guliyev dan Aydin Mammadov, para
pejabat AzerTAj mengunjungi Indonesia pada tanggal 3-10 Maret 2009 dalam rangka
kerjasama antara AzerTAj dan Antara.
Mahir Gahramanov, Ketua Divisi Pekerjaan
Penelitian, Statistik dan Perizinan dari Kementrian Budaya dan Pariwisata
Republik Azerbaijan turut serta dalam Konferensi Internasional UNWTO ke-5
tentang Statistik Pariwisata "Tourism: an
Engine for Employment Creation" ("Pariwisata: Mesin Penciptaan Lapangan
Kerja") pada tanggal 30 Maret-2 April 2009 di Bali.
Pertemuan dalam rangka
peringatan 31 Maret- Hari
Genosida Rakyat Azerbaijan diselenggarakan pada tanggal 31 Maret 2009 di "Kharisma Bangsa", sekolah
Turki-Indonesia.
Masno Ginting, Presiden Olimpiade Sains
Junior Internasional mengunjungi Azerbaijan pada tanggal 1-5 April 2009 terkait
dengan persiapan untuk Olimpiade Sains Junior Internasional ke-6.
Delegasi guru dan pelajar dari PASIAD (Pacific Countries Social and Economic
Solidarity Association/Asosiasi Solidaritas Sosial Ekonomi Pasifik)
Indonesia yang dipimpin oleh Mesut Orhan turut serta dalam Olimpiade Proyek
Lingkungan Hidup Internasional pada tanggal 1-5 April 2009 di Baku.
Sebuah delegasi yang dipimpin oleh Samir Sharifov, Menteri Keuangan Republik
Azerbaijan berpartisipasi dalam Pertemuan Tahunan Dewan Gubernur Bank
Pembangunan Asia (ADB) ke-42 pada tanggal 2-5 Mei 2009 di Bali. Duta Besar
I.Hajiyev yang turut menyertai delegasi tersebut berpartisipasi dalam pertemuan
tersebut.
Sebuah pertemuan untuk memperingati hari
ulang tahun ke-86 Pemimpin Nasional Heydar Aliyev diselenggarakan pada tanggal
8 Mei 2009 di Institut Driyarkara Indonesia.
Sebuah resepsi untuk merayakan Hari
Republik 28 Mei diselenggarakan pada tanggal 28 Mei 2009 di Hotel JW Marriott.
Meutia Farida Hatta, Menteri Negara Pemberdayaan Wanita Republik Indonesia yang
menjadi Tamu Kehormatan dalam acara peringatan tersebut, memberikan selamat
kepada pimpinan dan masyarakat Republik Azerbaijan dalam acara tersebut.
Dalam peringatan Hari Republik 28 Mei,
koran "The Jakarta Post" mewawancarai Duta Besar I.Hajiyev dan menerbitkan
sebuah artikel berjudul "Azerbaijan-Ri
Trade Soars To $1.41b: Envoy", sebuah kejuaraan bertajuk "Azerbaijan Through the Eyes of Indonesian
Students" diselenggarakan di Universitas Negeri Jakarta.
Kuasa Usaha ad interim M.Mirzayev
berpartisipasi dalam Pertemuan Asia Pasifik PBB tentang Masalah Palestina pada
tanggal 8-9 Juni 2009 di Jakarta.
Kelompok Kerjasama Bilateral Indonesia-Azerbaijan
DPR-RI mengunjungi Azerbaijan pada tanggal 21-24 juni 2009, bertemu dengan
Ziyafat Asgarov, Wakil Ketua Pertama Milli Majlis, Mahmud Mammad-Guliyev, Wakil
Menteri Luar Negeri, Bakhtiyar Aliyev, Ketua Kelompok Kerja Hubungan Antara
Parlemen Azerbaijan-Indonesia Milli Majlis dan para anggota Kelompok Kerja
tersebut, para anggota Komisi Hubungan Internasional dan Hubungan Antar
Parlemen, meletakkan karangan bunga di makam Pemimpin Nasional Heydar Aliyev
dan Lorong Para Martir, mengunjungi Yayasan Heydar Aliyev, Universitas Bahasa
Azerbaijan dan Terminal Minyak Sngachal.
Informasi mengenai kegiatan-kegiatan
Kedutaan Besar diletakkan pada situs internet Roving Insight Executive and
Diplomatic Club.
Pejabat kantor cabang Bank Dunia di Indonesia, Ahya Ihsan dan Timothy John Bulman, turus serta dalam Konferensi Internasional “Kebijakan Luar Negeri Azerbaijan” yang diselenggarakan dalam rangka ulang tahun ke 90 Dinas Diplomatik Azerbaijan pada tanggal 8-9 Juli 2009 di Baku.
Leyla Haziyeva, Khanim Aliyeva dan Elmir Badalov, Mahasiswa Universitas Bahasa Asing Azerbaijan, selama tiga bulan sejak tanggal 29 Juli 2009, berpartisipasi dalam Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia 2009 di bawah pengawasan Departemen Luar Negeri Indonesia.
Duta Besar I.Hajiyev diwawancarai oleh Program Hari Kemerdekaan di “TVRI” pada tanggal 14 Agustus 2009 dan disiarkan pada tanggal 17 Agustus.
Pertemuan dengan para guru dan siswa dari Hope International School diselenggarakan pada tanggal 20 Agustus 2009 di Kedutaan Besar Azerbaijan.
Kedutaan Besar Azerbaijan berpartisipasi dalam Pameran Jurnal Pendidikan Tinggi Kedua pada tanggal 21-24 Agustus 2009 di Semarang dengan menampilkan buku-buku, jurnal-jurnal, dan DVD tentang Azerbaijan dan Konflik Armenia-Azerbaijan serta Nagorno-Karabakh.
Presiden Indonesia menganugerahkan tanda jasa kepada Habib Zarbaliyev, profesor dari Universitas Bahasa Asing Azerbaijan atas kontribusinya untuk peningkatan hubungan budaya antara Azerbaijan dan Indonesia. Tanda jasa tersebut diserahkan oleh Duta Besar Indonesia untuk Iran dan Azerbaijan di Tehran dalam perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.
Rukmi Hadihartini dan Rusnaedy Johari, pejabat dari Pertamina mengunjungi Azerbaijan pada tanggal 3-4 September 2009 untuk membahas tentang kerjasama.
Sebuah Dana Azerbaijan diluncurkan pada tanggal 7 September 2009 di Perpustakaan Nasional Indonesia.
Kedutaan Besar Azerbaijan memberikan bantuan kemanusiaan dalam rangka bulan suci Ramadan kepada Panti Yatim “Kampung Melayu” pada tanggal 15 September 2009.
Konselor Kedutaan Besar Azerbaijan Matin Mirzayev berpartisipasi dalam upacara pembukaan Pertemuan Pejabat Tingkat Timggi NAASP pada tanggal 12 Oktober 2009 di Jakarta.
Duta Besar I.Hajiyev berkunjung ke Surabaya pada tanggal 15-17 Oktober 2009 untuk membuka peluang kerjasama ekonomi antara kedua negara dalam Kunjungan Diplomatik yang diselenggarakan oleh Departemen Luar Negeri Indonesia.
Duta Besar I.Hajiyev turut serta dalam pertunjukan budaya Indonesia berjudul “Indonesia Channel 2009” yang berkaitan dengan Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia 2009 pada tanggal 18 Oktober 2009 di Solo.
Sebuah delegasi yang dipimpin oleh Rovnag Abdullayev, Presiden Perusahaan Minyak Negara Azerbaijan mengunjungi Indonesia pada tanggal 29 Oktober 2009 untuk membahas kerjasama dengan pimpinan Pertamina.
Imas Choirun Nisa Fujiati, Koordinator Cabang Indonesia Gerakan Kampanye Internasional “Justice for Khojaly” turut serta dalam Konferensi Internasional Pertama “Digital Age and New Generation: Strengthening Capabilities and Capacities of Youth in ICT” pada tanggal 1-4 November 2009 di Baku, serta dalam presentasi gerakan kampanye “Justice for Khojaly” dan pertemuan dengan para koordinator gerakan tersebut yang diselenggarakan selama Konferensi tersebut.
Duta Besar I.Hajiyev berpartisipasi dalam upacara pembukaan perwakilan Perusahaan Minyak Negara Azerbaijan di Singapura (SOCAR Trading Singapore) pada tanggal 2 November 2009.
Duta Besar I.Hajiyev bertemu dengan Kemal Azis Stamboel, Ketua Komisi Pertahanan, Hubungan Luar Negeri dan Informasi DPR-RI, pada tanggal 11 November 2009 untuk membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
V.Anjaiah, Redaktur Luar Negeri Koran “The Jakarta Post”, L.Schuurmans, wartawan lepas dan pengusaha wanita, Franz Magnis-Suseno SJ, guru besar Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara dan Wan Jamaluddin, Direktur Pasca Sarjana Institut Agama Islam Raden Intan, Lampung, berpartisipasi dalam Konferensi Internasional “Inter-Civilizational Dialogue: Insight from Azerbaijan” yang diselenggarakan dalam rangka ulang tahun ke-40 Organisasi Konferensi Islam pada tanggal 11-12 November 2009 di Baku.
Duta Besar I.Hajiyev bertemu dengan Taufik Kiemas, Ketua MPR-RI pada tanggal 24 November 2009 untuk membahas berbagai cara untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral.
Lima orang cendekiawan dari Indonesia turut serta dalam Seminar Ilmiah Internasional tentang “Permasalahan Pengembangan Sistem Prakiraan Gempa yang Efektif” pada tanggal 29 November - 6 Desember 2009 di Baku.
M.Ginting, Presiden Olimpiade Sains Junior Internasional dan delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Ahmad Ridwan berpartisipasi dalam Olimpiade Sains Junior Internasional Ke-6 pada tanggal 2-11 Desember 2009 di Baku.
Duta Besar I.Hajiyev bertemu dengan Irman Gusman, Ketua DPD-RI pada tanggal 30 November 2009 untuk membahas cara-cara untuk meningkatkan hubungan kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev bertemu dengan Kuntoro Mangkusubroto, Kepada Satuan Tugas Presiden untuk program dan pengendalian pembangunan Republik Indonesia pada tanggal 1 Desember 2009 untuk membahas cara-cara untuk meningkatkan hubungan kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev bertemu dengan Gusti Mohammad Hatta, Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia pada tanggal 8 Desember 2009 untuk membahas cara-cara untuk meningkatkan hubungan kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev turut serta dan menyajikan makalah dalam Forum Demokrasi II pada tanggal 10-11 Desember 2009 di Bali.
Duta Besar I.Hajiyev bertemu dengan Marzuki Alie, Ketua DPR-RI pada tanggal 4 Desember 2009 untuk membahas cara-cara untuk meningkatkan hubungan kerjasama bilateral dan multilateral.
Duta Besar I.Hajiyev bertemu dengan Linda Amalia Sari, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada tanggal 15 Desember 2009 untuk membahas cara-cara untuk meningkatkan hubungan kerjasama bilateral dan multilateral.
Azerbaijan menyumbangkan $30 ribu kepada Indonesia untuk rehabilitasi pasca gempa pada tanggal 30 September 2009 di Sumatera Barat. Bantuan keuangan ditransfer ke rekening bank milik Badan Pengendali Bencana Nasional pada tanggal 30 Desember 2009.
Pada tanggal 4 Januari 2010, Duta Besar I. Hajiyev mengirimkan surat ucapan selamat kepada mantan Wakil Presiden Yusuf Kalla atas terpilihnya beliau sebagai Ketua Palang Merah Indonesia.
Ketua Yayasan Amal Rahmania, A.Rahman Abbas, diterima oleh I.Hajiyev pada tanggal 7 Januari 2010 untuk membahas kerjasama.
Kedutaan Besar Azebaijan mengadakan pertemuan dengan Koordinator Nasional Kampanye Internasional “Justice for Khojaly” di Indonesia Imas Choirun Fujiati. Beberapa proposal dibahas dalam pertemuan tersebut dan beberapa DVD diserahkan untuk kegiatan kampanyenya.
Sebuah pertemuan untuk mengenang 20 tahun terjadinya tragedi 20 Januari 1990 diadakan pada tanggal 12 Januari 2010 di Institut Kesenian Jakarta. Duta Besar I. Hajiyev dan Rektor IKJ Wagiono Sunarto memberikan presentasi. Beberapa literature= dan materi tentang tragedi tersebut dibagikan kepada para peserta.
Sebuah surat ucapan selamat dari Oktay Assadov, Ketua Milli Majlis (Parlemen Azerbaijan) kepada Marzuki Alie, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat yang baru terpilih, dikirimkan pada tanggal 13 Januari 2010.
Sebuah surat ucapan selamat dari Huseyn Bagirov, Menteri Ekologi dan Sumberdaya Alam Azerbaijan kepada Gusti Muhammad Hatta, Menteri Negara Lingkungan Hidup yang baru, dikirimkan pada tanggal 13 Januari 2010.
Sebuah surat ucapan selamat dari Fikrat Mammadov, Menteri Kehakiman Azerbaijan kepada Patrialis Akbar, Menteri Kehakiman dan HAM yang baru, dikirimkan pada tanggal 13 Januari 2010.
Sebuah surat ucapan selamat dari Natig Aliyev, Menteri Industri dan Energi Azerbaijan kepada Mohamad Sulaeman Hidayat, Menteri Perindustrian yang baru, dikirimkan pada tanggal 13 Januari 2010.
Sebuah surat ucapan selamat dari Shahin Mustafayev, Menteri pembangunan Ekonomi Azerbaijan kepada Hatta Radjasa, Menteri Koordinator bidang Perekonomian yang baru, dikirimkan pada tanggal 13 Januari 2010.
Duta Besar I.Hajiyev mengadakan pertemuan dengan Tifatul Sembiring, Menteri Informasi dan Komunikasi Indonesia pada tanggal 15 januari 2010. Duta Besar menyampaikan sebuah surat dengan ucapan selamat dan undangan dari Ali Abbasov, Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi kepada mitranya di Indonesia dan meminta untuk mempercepat pertimbangan atas rancangan perjanjian tentang teknologi informasi dan komunikasi di antara kedua pemerintahan.
Pada tanggal 22 Januari 2010, situs Departemen Luar Negeri Indonesia menayangkan keputusan pemerintah Indonesia untuk membuka Kedutaan Besar Indonesia di Azerbaijan. (Keputusan tersebut ditandatangani oleh Presiden pada tanggal 23 Desember 2009)
Sekretaris Jenderal DPR-RI yang mengacu kepada surat undangan dari Oktay Asadov, Ketua Milli Majlis Azerbaijan kepada Marzuki Alie, Ketua DPR-RI, mengusulkan kunjungan Wakil Ketua DPR-RI, Pramono Anung Wibowo, ke Azerbaijan.
Pada tanggal 4 Februari 2010 Konselor Matin Mirzayev turut serta dalam sebuah pertemuan di Universitas Bina Nusantara yang diselenggarakan untuk mengenang 18 tahun terjadinya tragedi Khojaly.
Pada tanggal 9 Februari 2010, Departemen Luar Negeri Indonesia mengumumkan penerimaan bantuan kemanusian sebesar $30.000 dari Pemerintah Azerbaijan untuk rehabilitasi korban gempa bumi di Sumatra Barat yang terjadi pada tanggal 30 September 2009.
Pada tanggal 12 Februari 2010, I.Hajiyev menghubungi Mohamad Hidayat, Menteri Perindustrian yang baru, dan meminta untuk mempercepat pertimbangan tentang rancangan perjanjian dalam bidang perekonomian dan perdagangan oleh kementerian-kementerian dan instansi-instansi terkait.
Pada tanggal 15 Februari 2010, perangkat lunak “Khojaly Tragedy”, “Armenian Terror”, dan “Myth of Terror” karya Erik Faygl dikirimkan ke Departemen Luar Negeri.
I.Hajiyev menghubungi Dipo Alam, Sekretaris Kabinet Republik Indonesia yang baru, pada tanggal 19 Februari 2010 untuk membahas pentingnya kunjungan tingkat tinggi dan penciptaan dasar kontraktual.
Pada tanggal 24 Februari 2010, perangkat lunak “Khojaly Tragedy”, “Armenian Terror” dan “Myth of Terror” karya Erik Faygl dikirimkan ke lembaga-lembaga swadaya masyarakat Indonesia, seperti “Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan”, “Lembaga Bantuan Hukum”, “Kelompok Kerja Hak Asasi Manusia”.
Sebuah pertemuan untuk mengenang 18 tahun terjadinya tragedi Khojaly diadakan pada tanggal 25 Februari 2010 di Kedutaan Besar Azerbaijan. Perwakilan masyarakat, guru dan siswa sekolah “Harapan Ibu” dan redaktur divisi hubungan internasional harian “Jakarta Post” V.Anjaiah hadir dalam pertemuan ini.
Pada tanggal 26 Februari 2010, sebuah artikel tentang pertemuan tersebut di atas diterbitkan di situs harian “Jakarta Post”.
Pada tanggal 27 Februari 2010, sebuah artikel diterbitkan di koran “Jakarta Post”.
I.Hajiyev menghubungi Hidayat Nur Wahid, Ketua Komite Kerjasama Antar Parlemen DPR-RI pada tanggal 5 Maret 2010 untuk membahas tentang berbagai cara untuk meningkatkan hubungan antar parlemen dan peluang-peluang kerjasama multilateral.
Sebuah delegasi yang dipimpin oleh Kamaladdin Heydarov, Menteri Keadaan Darurat mengunjungi Indonesia pada tanggal 5-10 Maret 2010. Menteri Kamaladdin menghubungi Agung Mulyani, Deputi Menteri Dalam Negeri, Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral, Darwin Zahedy Saleh, dan bertemu dengan para pengusaha.
Koran “Sinar Harapan” menerbitkan sebuah artikel pada tanggal 8 Maret 2010 tentang pertemuan untuk mengenang 18 tahun terjadintan “Tragedi Khojaly” di Kedutaan Besar Azerbaijan.
Pada tanggal 9 Maret 2010 Atase dari Kedutaan Besar, R.Abdullayev dan V.Aliyev, bertemu dengan Dionnisius Elvan Swasono, Kepala Divisi Asia Selatan dan Tengah Departemen Luar Negeri Indonesia.
Daftar yang telah diperbarui tentang Kelompok Kerjasama Bilateral Parlemen Indonesia-Azerbaijan diterima dari Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua DPR-RI pada tanggal 12 Maret 2010.
Pada tanggal 15 Maret 2010 Konselor dari Kedutaan Besar Azerbaijan, M.Mirzayev, bertemu dengan Ernest Soeprapto Hadinoto, Kepala Seksi Kerjasama Antar Lembaga dan Beasiswa dari Pusat Pendidikan dan Latihan Departemen Luar Negeri Indonesia untuk bertukar pendapat tentang kerjasama dan pertukaran pelajar antara Akademi Diplomatik Azerbaijan dan Pusat Pendidikan dan Latihan.
Pada tanggal 25 Maret 2010 Atase dari kedutaan Besar Azerbaijan, R.Abdullayev, mengadakan pertemuan dengan Wakil Kepala Direktorat Konsuler, Basana Sidabutar, Wakil Direktur Visa, Hanif Salim dan pejabat bagian Visa dan Bantuan Teknis Luar Negeri, Faraiditto Suharyono, dari Departemen Luar Negeri Indonesia.
Delegasi beranggotakan sembilan orang yang dipimpin oleh Pramono Anung Wibowo, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah mengadakan kunjungan resmi ke Azerbaijan pada tanggal 20-23 April 2010. Delegasi tersebut telah bertemu dengan O.Asadov, Ketua Milli Majlis, Sh.Mustafayev, Menteri Untuk Pembangunan Ekonomi, E.Mammadyarov, Menteri Luar Negeri, S.Mammadaliyeva, Deputi Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, untuk membahas berbagai masalah bilateral dan multilateral yang diminati bersama.
Pengenalan buku bertajuk "Azerbaijan Seen from Indonesia” (“Azerbaijan Dipandang dari Indonesia”), yang dipersembahkan untuk memperingati tahun kelahiran ke-87 dari Pemimpin Nasional Heydar Aliyev diselenggarakan di Hotel “Alila” pada tanggal 11 Mei 2010.
Andri Hadi, Direktur Jenderal Penerangan dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Indonesia, Endy Bayuni, Pimpinan Redaksi harian “Jakarta Post”, wartawan-wartawan dari berbagai surat kabar dan media televisi menghadiri peluncuran buku tersebut.
Berbagai tulisan tentang peluncuran buku tersebut diterbitkan dalam “Jakarta Post” (tgl. 12 Mei 2010), “Kompas” (tgl. 12 Mei 2010), “Sinar Harapan”, ANTARA dan “AzerTag”.
Pernyataan Kementerian Luar Negeri Azerbaijan tentang “Pemilihan Umum Parlementer” (“Parliamentary election”) pada tanggal 23 Mei 2010 di daerah Nagorno-Karabakh di Azerbaijan telah dibagikan oleh Kedutaan pada tanggal 17 Mei 2010.
Telah diselenggarakan sebuah resepsi resmi untuk merayakan tanggal 28 Mei – Hari Republik oleh Kedutaan pada tanggal. 27 Mei di Hotel JW Marriott.
Hadir dalam resepsi tersebut Dipo Alam, Sekretaris Kabinet, Irman Gusman, Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Tifatul Sembiring, Menteri Komunikasi dan Informatika, Linda Amalia Sari, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pramono Anung Wibowo, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Hamzah Thayeb, Direktur Jenderal untuk Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
“Jakarta Post” (tgl. 29 Mei 2010) dan majalah Universitas Trisakti (tgl. 3 Juni 2010) meliput perayaan tersebut.
Pada tanggal 25 Juni 2010, TVRI mewawancarai V. Anjaiah, wakil manajer produksi surat kabar “The Jakarta Post” tentang buku berjudul “Azerbaijan Seen from Indonesia” karangannya.
Pada tanggal 14 Juli 2010, surat kabar “The Jakarta Post” menerbitkan sebuah artikel oleh Osman Hakan, warga negara Turki yang membantah klaim-klaim tidak mendasar yang dibuat oleh Armenia dan menegaskan, berdasarkan temuan-temuan sejarah, bahwa Nagorno-Karabakh telah dan merupakan bagian dan wilayah dari Azerbaijan.
Gultakin Mammadzada dan Ulviyya Xalilova, para mahasiswa dari the Azerbaijan University of Languages ikut serta dalam Program Seni dan Budaya Indonesia 2010 yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia selama tiga bulan pada tanggal 26 Juli – 22 Oktober 2010. G. Mammadzada diwawancarai oleh Metro TV pada tanggal 29 Juli 2010.
Duta Besar I. Hajiyev menghadiri upacara penutupan Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia 2010 pada tanggal 22 Oktober 2010.
Kedutaan Besar menyalurkan bantuan kepada 50 pelajar dan penghuni panti asuhan “Muhammadiyah” pada tanggal 23 Agustus 2010. Surat kabar “The Jakarta Post” melakukan liputan tentang acara ini.
Buku-buku dan publikasi dari Yayasan Heydar Aliyev, Kementerian Luar Negeri Azerbaijan, Kementerian Kebudayaan & Pariwisata Azerbaijan, Kedutaan Besar Azerbaijan untuk sejarah, kebudayaan dan pariwisata. Konflik di dan sekitar wilayah Nagorno-Karabakh di Azerbaijan, pakaian nasional Azerbaijan, contoh-contoh kerajinan tangan, kartu pos, DVD, perangko untuk memperingati perayaan ulang tahun ke-85 pimpinan Nasional Heydar Aliyev ditampilkan dan dibagikan di Pameran Perpustakaan 2010, yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Indonesia pada tanggal 18-20 Oktober 2010.
Pada tanggal 12 Oktober 2010, Duta Besar I. Hajiyev telah mengadakan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler, Bpk. L. Rauf untuk menyerahkan Nota Verbal dengan usulan Kunjungan Kenegaraan oleh Presiden Republik Azerbaijan ke Indonesia pada tahun 2011.
Pada tanggal 15 November 2010, Duta Besar telah mengadakan pertemuan dengan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri Indonesia, Prianti Djatmiko untuk membahas cara-cara peningkatan hubungan bilateral antara Akademi Diplomatik Azerbaijan dan Pusdiklat dan menyerahkan rancangan Nota Kesepahaman bandingan dari Azerbaijan.
Pada tanggal 9-10 Desember 2010, I.Hajiyev ikut serta dalam dan membuat pernyataan di Bali Demokrasi Forum.
Sebuah surat ucapan selamat dengan undangan untuk berkunjung ke Indonesia dari Marzuki Alie, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia kepada Oktay Asadov, Ketua Milli Majlis dikirim pada tanggal 14 Desember 2010.
Duta Besar I.Hajiyev mengadakan pertemuan di Universitas Kristen Indonesia Krida Wacana pada tanggal 12 Januari 2011 untuk meningkatkan hubungan dalam bidang perndidikan.
Sebuah pertemuan untuk memperingati tragei 20 Januari 1990 diadakan pada tanggal 18 Januari 2011 di Media Kreatif Politeknik Negeri. Duta Besar memberikan sebuah presentasi dalam pertemuan tersebut.
Pada tanggal 25 Januari 2011 I.Hajiyev mengadakan pertemuan di Kedutaan Besar dengan Yang Mulia Ennaviant Valdes, Duta Besar Kuba yang baru.
Duta Besar mengadakan pertemuan dengan Universitas Paramadina Indonesia pada tanggal 26 Januari 2011 untuk meningkatkan hubungan dalam bidang pendidikan.
I. Hajiyev mengadakan pertemuan dengan Universitas Pancasila Indonesia pada tanggal 16 Februari 2011 untuk meningkatkan hubungan dalam bidang pendidikan.
Sebuah pertemuan untuk memperingati Ulang Tahun ke-19 peristiwa Genosida Khojaly diadakan pada tanggal 21 Februari 2011 di Sekolah Pendidikan Global Kharisma Bangsa.
Pameran foto, buku dan publikasi tentang peristiwa Genosida Khojaly, pertunjukan film “The Khojaly Genocide” dan presentasi tentang situs www.justiceforkhojaly.org yang telah dimutakhirkan terkait dengan kampaye “Keadilan untuk Khojaly” diselenggarakan dalam acara tersebut.
Buku-buku tentang konflik di dan di sekitar wilayah Nagorno-Karabakh Azerbaijan dipublikasikan oleh Kedutaan Besar, T-shirts dan pin yang berisi tututan “Keadilan untuk Khojaly” dan alamat web dari kampaye tersebut dibagikan kepada para peserta.
Duta Besar melakukan presentasi dalam pertemuan tersebut.
Informasi tentang acara tersebut dimuat dalam koran “The Jakarta Post” pada tanggal 19 Februari, 2 Maret dan 8 Maret 2011.
Duta Besar I.Hajiyev mengadakan pertemuan di Universitas Islam Asy-Syafiiyah Indonesia pada tanggal 23 Februari 2011 untuk meningkatkan hubungan dalam bidang pendidikan.
Informasi tentang siswa sekolah berusia sembilan tahun yang bernama Fariz Badalov, yang berasal dari Distrik Agdam Azerbaijan yang dibunuh oleh angkatan bersenjata Armenia diungkapkan kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia pada tanggal 11 Maret 2011.
Surya Yogo, penasihat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia dan Vahyu Varsita, wakil direktur departemen UNESCO (organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan perserikatan bangsa-bangsa); Abdul Khalik, kepala divisi urusan internasional “The Jakarta Post”; Oskar Motuloh, fotografer National News Agency (ANTARA) yang ikut serta dalam Forum Dunia tentang Dialog Antar Budaya (World Forum on Intercultural Dialogue) yang diadakan di Baku pada tanggal 7-9 April 2011.
Duta Besar I.Hajiyev melakukan kunjungan kehormatan untuk berpamitan dengan Albert F. del Rosario, Sekretaris Luar Negeri Filipina pada tanggal 26-28 April 2011.
Suatu pertemuan untuk merayakan ulang tahun ke-88 dari pemimpin nasional Azerbaijan Haydar Aliyev dan peluncuran buku baru “Azerbaijan Album” diadakan di Jakarta hotel “Alila” pada tanggal 9 Mei 2011.
Duta Besar I.Hajiyev menyerahkan surat-surat kepercayaannya kepada Xose Ramos Horta, Presiden Timor-Leste pada tanggal 12 Mei 2011.
Kedutaan ikut serta dalam pertunjukan buku oleh Perpustakaan Nasional Indonesia pada tanggal 18-20 Mei 2011.
Elmar Mammadyarov, Menteri Luar Negeri Azerbaijan ikut serta dalam Konferensi Tingkat Menteri ke-16 dan Pertemuan Peringatan Gerakan Non-Blok (GNB) (The 16th Ministerial Conference and Commemorative Meeting of the Non-Aligned Movement) pada tanggal 24-28 Mei 2011. Selama Konferensi tersebut, Menteri memiliki sejumlah pertemuan bilateral. Azerbaijan menjadi anggota penuh Gerakan tersebut di dalam Konferensi tersebut. Elmar Mammadyarov memberikan 3 presentasi dan pernyataan dalam Konferensi tersebut. Dalam pernyataan pertamanya, Menteri mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua negara anggota karena mendukung keanggotaan penuh Azerbaijan, dia mengungkapkan penghargaan kepada Mesir, Ketua Gerakan tersebut dan Indonesia sebagai negara tuan rumah. Pernyataan berikutnya dari Menteri mencakup pembangunan Azerbaijan pada saat ini, kebijakan luar negeri negara tersebut, konflik Armenia-Azerbaijan Nagorno-Karabakh, dukungan Azerbaijan terhadap status kenegaraan Palestina. Menteri dalam presentasi singkatnya atas nama kelompok GNB regional Eropa mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pekerjaan dan keramahtamahan negara tuan rumah yang luar biasa.
Kedutaan Besar Republik Azerbaijan di Indonesia menyelenggarakan perjamuan resmi pada kesempatan ulang tahun ke-20 restorasi kemerdekaan Azerbaijan dan 28 Mei – Hari Republik pada tanggal 30 Mei 2011. Irman Gusman, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Indonesia; Kuntoro Mangkusubroto, Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4); Meutia Hatta, seorang anggota Dewan Penasihat Presiden, mantan menteri; Hamzah Thayeb, Direktur Jenderal, urusan Asia-Pasifik dan Afrika dari Kementerian Luar Negeri ikut serta dalam perjamuan tersebut.
|